<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sanggar Nirmala Sari</title>
	<atom:link href="http://nirmalasari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nirmalasari.wordpress.com</link>
	<description>Melestarikan Budaya Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 May 2010 19:25:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nirmalasari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1139472e1398d95159a0565593ad6c90?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Sanggar Nirmala Sari</title>
		<link>http://nirmalasari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nirmalasari.wordpress.com/osd.xml" title="Sanggar Nirmala Sari" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nirmalasari.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kompas</title>
		<link>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/16/kompas/</link>
		<comments>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/16/kompas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 23:58:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nirmalasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cuplikan Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nirmalasari.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Cuplikan Berita<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nirmalasari.wordpress.com&amp;blog=8171907&amp;post=135&amp;subd=nirmalasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_142" class="wp-caption alignleft" style="width: 154px"><img class="size-full wp-image-142" style="border:1px solid black;margin:3px;" title="Bpk Asman" src="http://nirmalasari.files.wordpress.com/2009/06/bpk-asman.jpg?w=144&#038;h=192" alt="Bpk Asman" width="144" height="192" /><p class="wp-caption-text">Ki Asman Budi Prayitno</p></div>
<h5 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Si Petruk Tujuh Belasan di Mal..<br />
KOMPAS/AGUS SUSANTO</strong></span></h5>
<h5 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Warga menikmati pertunjukan wayang dengan dalang Asman Budi Prayitno yang membawakan cerita Kumbokarno Pahlawan Sejati di Plaza Semanggi, Jumat (15/8). Pengunjung yang berbelanja juga bisa membeli batik, wayang kulit, golek dan buku-buku pewayangan yang dipamerkan hingga tanggal 18 Agustus.</span></h5>
<p style="text-align:justify;">Sabtu, 16 Agustus 2008 | 07:46 WIB</p>
<p style="text-align:justify;">Mau kemana hari libur tujuh belasan nanti? Jujur sajalah, pasti banyak warga Jakarta langsung terbayang mal sebagai tujuan berplesir di setiap hari libur. Lha, mau kemana lagi? Mal memang sudah jadi tempat pelarian orang urban. Setelah 63 tahun negeri ini merdeka, Petruk dan <span id="more-135"></span>teman-temannya pun mulai doyan ke mal..</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak percaya? Coba tengok Plaza Semanggi. Sejak 11 Agustus, pengunjung bisa menemui Si Jangkung Petruk sampai Si Ganteng Arjuna. Jumat petang kemarin misalnya, Si Petruk menyapa pengunjung, ”Selamat petang, selamat datang di Plaza Semanggi dalam pertunjukkan Wayang Goes to Mall 2008..!”</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, Petruk dan para punakawan itu hadir dalam wujud kulit, wayang kulit. Sore itu mereka tampil dalam lakon ”Kumba Karna Pahlawan Sejati”, menyesuaikan dengan tema kemerdekaan negeri ini.</p>
<p style="text-align:justify;">”Lha kalau di gedung kesenian, itu-itu saja yang nonton. Kalau di mal bisa curi perhatian banyak orang, walaupun sekadar ditoleh enggak masalah. Lagipula, orang sekarang kan memang wisatanya ke mal tho?” ujar Hendra Wijaya, pelaksana acara dari Wayangkom, komunitas pecinta segala hal berbau wayang.</p>
<p style="text-align:justify;">Hendra mengaku, sejak tahun 2006, dia sudah menawarkan proposal acara wayang itu ke berbagai mal lain di Jakarta, namun kerap ditolak. Di Plaza Semanggi, pertunjukkan wayang itu masih bisa dinikmati sampai tanggal 18 Agustus nanti, pukul 14.00.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengunjung juga bisa menyaksikan pameran 100 karakter wayang kulit dan komik-komik wayang di areal atrium. Sang dalang, Asman Budi Prayitno, akan membawakan cerita lakonnya dalam bahasa persatuan kita, Bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, mal kini sudah seperti bermetamorfosa menjadi tempat untuk segala aktivitas, terutama yang berpretensi untuk to see or to be seen, melihat dan dilihat. Mal tak lagi hanya tempat belanja, namun juga sudah menjadi ”taman” bermain anak-anak, ruang pameran, arena kampanye organisasi lingkungan, panggung musik gratisan, ”galeri” seni, ”museum” dadakan, sampai panggung wayang kulit seperti tadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Denny Maruhum Pasaribu, Marketing Communications Manager Plaza Semanggi, mal kini harus lebih berani menampilkan pertunjukkan yang berakar dari budaya Indonesia sendiri. ”Justru unik dibandingkan mal di negara lain. Jadi jangan Doraemon atau Batman terus yang dikasih tempat di mal,” ujar Denny.</p>
<p style="text-align:justify;">Angklung dan Batik</p>
<p style="text-align:justify;">Lain lagi di Pondok Indah Mal (PIM). Menyambut tujuh belasan, hadir pertunjukkan angklung dari Saung Angklung Mang Udjo dan peragaan busana bertema ”Catwalk of Independence” di lantai dasar PIM II. Peragaan busana ini diikuti oleh beragam merek internasional, seperti Masari, Braun Buffel, sampai Mont Blanc.</p>
<p style="text-align:justify;">”Pada sesi acara yang sama itu, pakaian-pakaian batik juga akan banyak ditampilkan. Yang membanggakan, brand-brand internasional bersedia berdampingan dengan batik. Artinya, batik kini sejajar dengan busana dari first line boutique,&#8221; kata Deputy Mall Manager PIM Eka Dewanto.</p>
<p style="text-align:justify;">Di PIM I dan north sky walk, pengunjung bisa bernostalgia melalui beragam benda tempo dulu. Mulai dari pameran mobil kuno Ford A 1928 dan Chevy Impalla, sampai sepeda ontel kuno. Lalu mencicipi beragam hidangan tradisional dari kue apem sampai nasi kucing angkringan, diiringi musik keroncong.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga 24 Agustus tersedia cemilan jadul (zaman dulu) dari Cemal Cemil: coklat rokok, gulali, harum manis, juga es lilin. Masih di lorong yang sama, dijual pula buku-buku kuno dan komik-komik wayang dengan berbagai lakon cerita. Di sini, pengunjung bisa membeli buku serial Asraman Kopingho sampai koran kuno edisi di tahun 1960-an, Star Weekly, yang dijual Rp 25.000 per eksemplar.</p>
<p style="text-align:justify;">Pameran Lukisan</p>
<p style="text-align:justify;">Mau nonton pameran lukisan? Datanglah ke Senayan City. Sampai dengan 31 Agustus mendatang pengunjung bisa menikmati lukisan karya I Nyoman Gunarsa (64), bertema Gerak Merah Putih Keemasan. Pengunjung juga bisa nonton pertunjukkan musik tradisional Bali, Rindik Bambu Bali.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, jika ingin menikmati acara yang diadakan oleh dan untuk masyarakat, datanglah ke Jalan Kali Malang, Jakarta Timur dan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.</p>
<p style="text-align:justify;">Saksikan seru dan meriahnya lomba balap karung, makan kerupuk dan lainnya yang diikuti warga Jalan Jaksa, warga asing, dan turis yang sedang berkunjung ke Jakarta. ”Kami menyediakan hadiah yang lucu untuk pemenang lomba,” kata Helmy Zain, penyelenggara lomba.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tepi Kali Malang ada lomba panjat pinang dan gebuk bantal di atas sungai yang amat meriah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sarie Febriane,Soelastri Soekirno<br />
Sumber : Kompas Cetak</p>
<br /> Tagged: Artikel, Cuplikan Berita <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nirmalasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nirmalasari.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nirmalasari.wordpress.com&amp;blog=8171907&amp;post=135&amp;subd=nirmalasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/16/kompas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa370e69a88e35f99f9e66acc2756e9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nirmalasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nirmalasari.files.wordpress.com/2009/06/bpk-asman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bpk Asman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suara Karya Online</title>
		<link>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/14/suara-karya-online/</link>
		<comments>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/14/suara-karya-online/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 20:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nirmalasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cuplikan Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/14/berita-ttg-sanggar/</guid>
		<description><![CDATA[Dwi Adi Nugroho MENDALANG &#8211; Aksi dalang bocah Dwi Adi Nugroho, murid kelas I SMP PGRI 12 Pondok Labu, Jaksel, ketika mendalang. (Ist) Kamis, 17 Juli 2008 Kedengarannya aneh, tapi itulah yang terjadi pada dalang bocah Dwi Adi Nugroho. Putra bungsu lima bersaudara dari pasangan Asman Budi Prayitno dan ibu Bawon ini memang tidak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nirmalasari.wordpress.com&amp;blog=8171907&amp;post=15&amp;subd=nirmalasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-139" style="border:1px solid black;margin:3px 5px;" title="Adi 1" src="http://nirmalasari.files.wordpress.com/2009/06/adi-1.jpg?w=180&#038;h=240" alt="Adi 1" width="180" height="240" />Dwi Adi Nugroho</p>
<p style="text-align:justify;">MENDALANG &#8211; Aksi dalang bocah Dwi Adi Nugroho, murid kelas I SMP PGRI 12 Pondok Labu, Jaksel, ketika mendalang. (Ist)</p>
<p style="text-align:justify;">Kamis, 17 Juli 2008<br />
Kedengarannya aneh, tapi itulah yang terjadi pada dalang bocah Dwi Adi Nugroho. Putra bungsu lima bersaudara dari pasangan Asman Budi Prayitno dan ibu Bawon ini memang tidak bisa berbahasa Jawa. Namun, bocah yang baru berusia 13 tahun ini sangat piawai memainkan lakon para tokoh pewayangan yang notabene menggunakan bahasa Jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika berbincang-bincang dengan Suara Karya usai acara penjelasan tentang rencana<span id="more-15"></span> pelaksanaan Festival Dalang Bocah Tingkat Nasional di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Senin (14/7), siswa kelas I SMP PGRI 12 Pondok Labu, Jakarta Selatan, ini mengaku tertarik dengan seni tradisi wayang sejak kelas I sekolah dasar. Itu pun tak disengaja karena ia sering diajak ayahnya menonton pertunjukan wayang.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain sering diajak menonton wayang di panggung terbuka, Dwi juga memuaskan diri menonton pergelaran wayang yang disiarkan televisi. &#8220;Dulu pernah ada stasiun televisi yang menyiarkan pergelaran wayang semalam suntuk. Saya menonton sampai habis. Sejak itu keterusan tertarik dengan wayang, makanya aku mulai belajar mendalang,&#8221; kata Adi yang hari itu berbusana lengkap selaku seorang dalang.</p>
<p style="text-align:justify;">Bakat mendalang yang dimiliki Dwi tak terlepas dari sosok sang ayah yang memang pemilik sekaligus pelatih Sanggar Nirmala Sari di Jalan Ismaya No 23 Cinere, Jakarta Selatan. Di sanggar inilah Dwi berlatih menjadi dalang. Berkat ketekunan berlatih, kini Dwi menjadi dalang yang sudah diundang untuk berpentas di sejumlah tempat di Jakarta. Dan, 11 Agustus nanti Dwi sudah dijadwalkan mendalang di Plaza Semanggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dwi sangat menyukai cerita Sesaji Raja Suap yang menceritakan suasana syukur para pandawa membangun negara. &#8220;Enak main wayang, bisa polah-polah (memainkan gerakan-gerakan tokoh wayang). Senang sekali ditonton banyak orang dan mereka bertepuk tangan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti lazimnya anak-anak seusianya, Dwi juga menyukai berbagai permainan selain mendalang. &#8220;Aku suka main bola, games, dan playstation. Tapi, kalau waktunya latihan mendalang, ya aku berlatih mendalang,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dwi salah seorang dalang bocah yang lolos seleksi mewakili DKI untuk berpentas di Festival Dalang Bocah Tingkat Nasional yang akan berlangsung di Gedung Pewayangan Kautaman TMII, Jaktim, 21-23 Juli 2008. Bersama Dwi juga terpilih dalang bocah Sigit Pengestu Aji, Bimo Sinung Widagdo, Yustansa Razali, Danan Wisnu Pratama, dan Dio Maulana Akhirwan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, Sigit Pengestu Aji belajar mendalang sejak usia lima tahun. Minat menjadi dalang muncul karena ia sering menonton pertunjukan wayang di televisi. &#8220;Saya tertarik karena seorang dalang itu harus berkonsentrasi penuh pada cerita dan gerak wayang, suara, tabuhan, dan sindennya. Hebat sekali,&#8221; kata pelajar SMP Negeri 2 Jonggol, Bogor itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sigit yang belajar mendalang di Istana Anak-Anak TMII pernah tampil di Jakarta Convention Center (JCC), TMII, dan Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Dia sangat tertarik saat sang dalang memainkan goro-goro (dagelan).</p>
<p style="text-align:justify;">Di Festival Dalang Bocah nanti Sigit akan membawakan lakon Wiratha Parwa yang menceritakan penyamaran pandawa waktu dibuang saat kalah judi. &#8220;Biang keroknya adalah Sengkuni,&#8221; kata Sigit yang juga menyukai cerita Babad Alas Wono Marto yang bercerita tentang berdirinya negeri jin yang menjelma menjadi negara pandawa, dan cerita Raja Mala Gugur. (Laurentius Chen)<br />
Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us<br />
Copy Right ©2000 Suara Karya Online<br />
Powered by Hanoman-i</p>
<br /> Tagged: Artikel, Cuplikan Berita <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nirmalasari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nirmalasari.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nirmalasari.wordpress.com&amp;blog=8171907&amp;post=15&amp;subd=nirmalasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nirmalasari.wordpress.com/2009/06/14/suara-karya-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa370e69a88e35f99f9e66acc2756e9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nirmalasari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nirmalasari.files.wordpress.com/2009/06/adi-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Adi 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
